Mufid menambahkan, keberhasilan EKI membutuhkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang memiliki keinginan untuk maju, didukung penguatan usaha, pemanfaatan teknologi, dan strategi pemasaran yang tepat. Ia berharap Desa Sidowarno dapat menjadi contoh pengembangan EKI bagi desa lainnya.
Pj Kepala Desa Sidowarno, Candra Ashari menyambut baik peluncuran EKI di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana mendekatkan masyarakat dengan lembaga keuangan formal sekaligus meningkatkan budaya menabung dan literasi keuangan.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan simbolis berbagai produk dan layanan keuangan kepada masyarakat, di antaranya tabungan pelajar Bung Mapan dari PT BPR Bank Klaten untuk siswa SD dan TK, pembukaan rekening bagi 30 guru SD dan TK melalui BKK Tulung, layanan untuk pelaku usaha (UMKM) dari BRI dan Bank Mandiri, KUR Bank Jateng, buku emas Pegadaian, perlindungan BPJS, serta dukungan dari PT Permodalan mandiri.
Acara semakin meriah dengan kehadiran para siswa SD dan TK dari Desa Sidowarno. Mereka mendapat edukasi mengenai cara dan manfaat menabung sejak dini. Kegiatan ditutup dengan kuis dan sesi tanya jawab berhadiah yang disambut antusias para siswa.