Adapun salah satu fasilitas yang tengah disiapkan adalah masjid dengan kapasitas sekitar 20.000 jamaah. Kehadiran mahasiswa dan alumni Palestina diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membuka ruang kontribusi sesuai keahlian masing-masing.
"Saya pekerjakan. Sepuluh, sepuluh ya. Ada banyak, banyak pelajar. Mereka bisa. Mereka banyak pelajar. Mereka mencari pekerjaan," kata Amran.
Menurut Amran, dukungan terhadap mahasiswa Palestina merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang memberikan manfaat langsung, terutama bagi generasi muda. Pendidikan dinilai dapat menjadi salah satu jembatan untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka ruang kolaborasi jangka panjang.
Selain membahas pendidikan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di sektor pertanian. Palestina menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan kerja sama investasi pertanian dengan Indonesia.