Langkah antisipasi proaktif ini terlihat jelas dari pergerakan jajaran Polres Musi Rawas Utara (Muratara) yang membagi patroli gabungannya ke dalam dua zona utama. Melibatkan personel Polri, Babinsa TNI, BPBD, Satpol PP, hingga pemerintah kecamatan, tim menyisir area rawan di sepanjang jalan lintas Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Rawas Ulu, dan Nibung.

Hasilnya, situasi dipastikan aman terkendali, nihil temuan Karhutla, dan edukasi larangan membakar lahan berhasil tersampaikan kepada warga. Upaya serupa juga dilaksanakan oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel yang melakukan patroli mitigasi bermotor menyusuri pedesaan di wilayah Kabupaten OKU Timur dan Ogan Ilir, dengan hasil pantauan nihil titik api.

Selain tindakan preventif, aparat juga menunjukkan kesiapsiagaan respons cepat dalam menindaklanjuti deteksi aplikasi pemantau hotspot. Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), personel Polsek Ulu Ogan langsung melakukan ground checking terhadap pantauan satelit di Desa Pedataran.

Setibanya di lokasi, petugas memverifikasi bahwa lahan perkebunan warga seluas setengah hektar sempat terbakar, namun api telah dipastikan dalam keadaan padam total.