"Di sektor laut, SRU I menggunakan RBB berada di Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Personel dan peralatan dalam kondisi aman, Sementara SRU II menggunakan RIB 02 Palangka Raya berada di Pos TNI AL Kumai," imbuhnya.
Syafii menambahkan, perluasan operasi SAR ini kini menyusuri baik jalur laut maupun darat. Menurutnya upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan korban tercecer ke sejumlah sisi.
"Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian dan menindaklanjuti setiap kemungkinan lokasi keberadaan korban," ucapnya.
Dia mengatakan, seluruh unsur SAR yang terlibat terus berkoordinasi dan menyesuaikan pergerakan berdasarkan perkembangan operasi di lapangan. Mereka memaksimalkan sumber daya yang ada namun tetap memperhatikan keselamatan personel.