Temuan tersebut menunjukkan bahwa jauh sebelum Gragnano dikenal sebagai kawasan penghasil pasta, wilayah ini telah memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat dan jaringan perdagangan Mediterania.
Bagi Pasta Garofalo, penemuan itu juga menjadi pengingat bahwa industri pangan yang berkembang di Gragnano saat ini berdiri di atas sejarah kawasan yang sangat panjang.
CEO Pasta Garofalo, Massimo Menna, mengatakan temuan tersebut membuat perusahaan merasa bangga sekaligus memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan daerah tersebut.
"Sejarah kami tidak dapat dipisahkan dari Gragnano, tempat yang selama berabad-abad telah menjaga warisan budaya, tradisi, dan keahlian manufaktur yang unik," ujar Menna.
Menurut Menna, menjalankan bisnis juga berarti ikut menjaga dan mengenalkan sejarah wilayah tempat perusahaan beroperasi. Karena itu, penemuan situs kuno tersebut menjadi bagian penting dari hubungan perusahaan dengan Gragnano.
Penelitian terhadap situs ini masih terus dilakukan. Para peneliti akan menganalisis sisa-sisa tulang manusia untuk mengetahui pola makan, mobilitas, hingga kondisi kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut pada periode Arkais.