"Saya gelisah, kalau hidup cuma makan, di mana juga makan. Delapan hari saya berhenti. Hidup berani," ujarnya.
Dari situlah Zulhas mulai belajar secara mandiri. Ia banyak membaca buku dan mengikuti kursus, termasuk mempelajari bidang marketing dan pemasaran. Ia kemudian menyusun target hidup dan mulai membangun usaha.
Pengalaman tersebut, menurutnya, mengajarkan bahwa seseorang harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berani mencoba, serta tidak hanya mengikuti pilihan teman.
"Jadi kamu harus mengetahuinya banyak. Jadi, berani dan tahu," pesannya kepada mahasiswa.
Zulhas juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membiarkan waktu berlalu tanpa tujuan. Menurutnya, kesempatan tidak bisa diulang ketika usia telah bertambah.
"Hidup satu kali. Begitu kamu 30, kamu nggak bisa kembali ke umur 20. Nggak bisa. Sudah lewat. Jadi, hari-hari esok itu tergantung hari ini," tegasnya.