Yildirim membeberkan bahwa alasan utama Kartal ingin mundur adalah kekecewaan mendalam atas perlakuan oknum suporter. Saat laga kontra Roma berlangsung, Kartal menjadi sasaran pelemparan botol dari tribune penonton hingga mengalami cedera ringan di bagian tangan.
"Malam ini ada yang melempar botol ke kepala Pak İsmail. Kita melihatnya, dia juga melihatnya. Karena itu dia sedih. Itulah alasannya!" ujar Yildiz.
Ismail Kartal baru saja memulai periode keempatnya bersama Fenerbahce pada Juni lalu. Kini, masa depan pelatih kawakan tersebut menjadi teka-teki, menutupi euforia kembalinya klub ke kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Artikel ini sudah tayang di NadiKabar