NADIKABAR.COM — Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) mulai mempersiapkan komposisi atlet compound untuk menghadapi kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 setelah nomor compound tim campuran masuk dalam program pertandingan Olimpiade.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi Perpani Abdul Razak, di Nagoya, Jepang, Kamis, mengatakan federasi itu memiliki pekerjaan untuk menemukan atlet putra terbaik yang dapat dipasangkan dengan atlet putri andalan Indonesia Nurisa Dian Ashrifah yang meraih medali emas Asian Games 2026 pada nomor individual putri.

"Divisi compound pada Olimpiade yang akan datang sudah dilombakan. Jadi, kami mencari pasangan putranya, baru kami mixed team," kata Abdul Razak.

Menurut dia, nomor mixed team menjadi perhatian utama karena nomor tersebut yang akan dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028 untuk divisi compound.

Perpani tidak hanya mengevaluasi capaian Nurisa Dian Ashrifah, atau yang akrab disapa Hani, tetapi juga mulai mencari pasangan putra yang dinilai sesuai untuk membentuk tim campuran.

"Kami sedang mencari siapa atlet putra terbaik untuk disandingkan dengan dia dan bagaimana lolos serta meraih medali dalam Olimpiade LA nanti," ujar Abdul Razak.

Dia mengatakan agenda kualifikasi Olimpiade akan menjadi prioritas dalam program pembinaan berikutnya. Perpani juga akan menyesuaikan program atlet dengan target lolos ke Los Angeles.

"Kami akan memprioritaskan Hani karena sudah tidak lagi kami pada SEA Games, tetapi sudah diproyeksikan bagaimana tiket Olimpiade," kata Abdul Razak.

Dia menjelaskan kesempatan mendapatkan tiket Olimpiade nomor compound campuran tersedia melalui ajang Asian Games, yang berhasil direbut India setelah meraih medali emas nomor tersebut.

Sementara, emas yang diraih atlet Indonesia pada nomor individu putri belum memberikan tiket Olimpiade karena nomor tersebut bukan nomor yang dilombakan dalam Olimpiade.

"Kalau emas mixed team yang dapat, karena yang dilombakan hanya mixed team. Kami kita tidak mempunyai putranya. Karena itu medalinya individu, jadi tiketnya tidak ada," ujar Abdul Razak.

Perpani akan melanjutkan pembinaan dengan fokus membentuk pasangan compound campuran yang kompetitif sekaligus mengejar tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.