NADIKABAR.COM — Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI berupaya terus mendekatkan warisan sejarah ke generasi muda lewat alih wahana naskah-naskah kuno Nusantara menjadi bentuk baru yang lebih kekinian, salah satunya komik.
Ketua Kelompok Kerja Pengelolaan Naskah Nusantara, Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara Perpusnas Aditia Gunawan mengatakan pihaknya menyiapkan 50 komik berbasis naskah Nusantara yang telah dipilih berdasarkan nilai sejarah dan budaya, termasuk naskah yang telah masuk dalam ingatan kolektif dunia atau daftar memory of the world.
"Naskah ini sudah menjadi bagian dari memory of the world. Jadi kalau dunia tahu, masa' orang Indonesia tidak tahu?," katanya di Jakarta, Senin.
Aditia menyebutkan 50 komik tersebut mencakup sejumlah naskah dan kisah Nusantara, antara lain La Galigo karya Syekh Yusuf Al-Makassari, kisah Tuanku Imam Bonjol, dan Cerita Panji.
Program tersebut juga diarahkan untuk menjangkau pembaca di luar Indonesia. Dari 50 bahan bacaan yang disiapkan, 25 diantaranya diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.