Seiring masuknya buku-buku ini ke Perpusnas RI, koleksi tersebut akan membuka jendela baru bagi para pembaca Indonesia untuk mengenal Tiongkok, sekaligus menambah sumber daya baru bagi pertukaran antara komunitas intelektual dan akademis kedua negara, ujar Wang.

Sementara itu, Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menekankan bahwa koleksi tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai tambahan koleksi perpustakaan, melainkan juga sebagai upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan.