Menurut Rio, Babad Besuki kini tidak hanya menjadi warisan sejarah daerah, dan status sebagai Ingatan Kolektif Nasional membuat keberadaan naskah tersebut menjadi bagian dari memori kolektif bangsa.
Penetapan Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional oleh Perpusnas RI, kata Rio, harus menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan Besuki Raya (wilayah barat Situbondo).
Dia mengungkapkan bahwa sejarah tidak cukup hanya disimpan sebagai catatan masa lalu, tetapi dapat menjadi pijakan untuk membangun masa depan kawasan.
"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah lompatan sejarah, di mana kami sedang serius-seriusnya membangun Besuki," katanya.