Perpustakaan seluas 4.000 meter persegi ini sempat beroperasi pada 2020 karena pandemi COVID-19, lalu direvitalisasi dengan wajah, layanan, dan konsep yang lebih modern.

"Gubernur Pramono pada 7 Juli 2026, meresmikan Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Ini merupakan langkah baru karena memang kami melihat permintaan masyarakat, pemustaka yang dulunya pernah hadir di Nyi Ageng Serang," kata Nasruddin.

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menyediakan lebih dari 20 ribu eksemplar koleksi buku yang terdiri atas Koleksi Serah Simpan, Koleksi Umum, Koleksi Referensi, dan Koleksi Khusus Kejakartaan.