"Pertandingan pertama pasti tegang. Kalau kita tegang, bagaimana saya bisa memproses tim dengan baik. Semua pelatih saya pikir punya perasaan yang sama, apalagi pertandingan pertama memang ada kesulitan tersendiri. Insya Allah kita bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Persela menargetkan mampu mengumpulkan poin sebanyak mungkin sepanjang kompetisi, khususnya saat bermain di kandang. Sementara pada laga tandang, Laskar Joko Tingkir akan berusaha mencuri poin.

Kembalinya suporter ke Stadion Surajaya juga mendapat perhatian Bima. Ia meminta LA Mania dan Curva Boys memberikan dukungan secara positif serta menjaga sportivitas selama pertandingan.

"Tahun ini kesempatan untuk suporter kembali ke stadion. Jangan sampai anarkis, jangan sampai ada bullying dan tidak sportif. Tetap menjunjung tinggi fair play," tegasnya.

Duel Persela Lamongan melawan Persis Solo diprediksi berlangsung sengit. Persela mengusung semangat baru dengan dukungan penuh publik Surajaya, sedangkan Persis datang dengan ambisi mencuri poin pada laga tandang perdananya.

Tiga poin pun menjadi target yang sama-sama dibidik kedua tim untuk mengawali perjalanan mereka di Championship 2026/2027.