"Awalnya, sirkuit tersebut digunakan untuk Formula E dan hanya menggunakan lintasan aspal. Nah, di Rallycross ini kami akan menggabungkan lintasan aspal dengan lintasan gravel atau dirt. Jadi, ini akan sangat menarik bagi seluruh pengunjung dan masyarakat Jakarta serta Indonesia," kata Nugdha.

"InsyaAllah, mulai hari ini kami sudah mulai melakukan modifikasi. Pada bulan November sudah siap dan Desember sudah bisa digunakan sepenuhnya untuk FIA Rallycross World Cup 2026," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan dukungan penuh. Kadispora DKI Andri Yansyah menyebut persiapan sudah berjalan sejak tahun lalu bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Bicara masalah kesiapan, tadi sudah disinggung oleh Pak Nugraha bahwa kita memang sudah dari tahun lalu melakukan persiapan dan dibantu dengan teman-teman dari IMI," kata Andri.