Per 5 November 2026, 24 titik perlintasan telah beroperasi dengan fasilitas hasil pengembangan di wilayah Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, Daop 3 Cirebon, Daop 4 Semarang, Daop 7 Madiun, dan Daop 8 Surabaya. Pekerjaan pada titik lainnya terus dilanjutkan secara bertahap, mencakup penyelesaian fasilitas fisik dan kesiapan perlengkapan operasional.

Bobby menyampaikan bahwa perkembangan pekerjaan di setiap wilayah menjadi perhatian KAI, terutama pada perlintasan yang bersinggungan langsung dengan mobilitas masyarakat.

β€œPerlintasan merupakan ruang yang digunakan bersama oleh perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kami terus melengkapi fasilitasnya secara bertahap, dengan memperhatikan kesiapan petugas dan peralatan di setiap lokasi. Kami ingin hasil pekerjaan ini memberi manfaat bagi masyarakat yang melintas setiap hari,” kata Bobby.