Untuk klub ASEAN, Thailand duduk di peringkat ketujuh dengan 55.197 poin, Malaysia di peringkat kesembilan dengan 44.642 poin. Vietnam kini peringkat ke-14 dengan 37.241 poin, disusul Singapura di peringkat ke-15 dengan 37.088 poin.
Jarak Indonesia ke Vietnam 5.932 poin, ke Singapura 5.779 poin. Kamboja membayangi di peringkat ke-17 dengan 30.474 poin, hanya 835 poin di belakang, semua angka itu sebelum laga Persib hari ini.
Jika kemenangan di Melbourne menambah 1.000 poin seperti sebelumnya, jarak ke Vietnam menyusut menjadi sekitar 4.900 poin dan ke Singapura sekitar 4.800 poin. Itu masih perkiraan, AFC belum merilis angka resmi.
Poin musim 2026/2027 menentukan kuota klub untuk 2028/2029. Dalam laporan Footy Rankings, Indonesia mendapat dua tempat di ACL Two, sedangkan Vietnam di peringkat 14 sudah mengantongi satu tempat play-off ACL Elite.
Musim lalu Persib juga superior di fase grup. Mereka juara Grup G dengan 13 poin dari enam laga, lalu tumbang dari Ratchaburi dengan agregat 1-3 di 16 besar.
Kali ini ujiannya datang Februari 2027, dua leg dengan lawan belum ditentukan. Persib masih punya dua laga grup dengan menjamu FC Seoul di Bandung lalu bertandang ke Viettel.
Pada November ini menjanjikan jadwal super padat bagi Pangeran Biru. Super League, ACL Two, serta ASEAN Club Championship yang bergulir bersamaan. Ini yang perlu diperhatikan Tolic untuk menjaga Langkah Persib tetap stabil.
Di Asia, makin jauh Persib melangkah, makin tebal pula poin yang mengalir ke Indonesia. Juara ACL Two bahkan berhak masuk babak pendahuluan ACL Elite 2027/2028, jika belum lolos lewat jalur liga.
Persib sejatinya sudah membuktikan diri di fase grup ACL 2 sejak musim lalu. Tinggal bagaimana mereka berjuang di fase gugur.
Februari tahun depan akan menentukan, apakah laju Pangeran Biru terus melesat atau menguap lagi seperti musim lalu.