NADIKABAR.COM — Persib Bandung menambah deretan kemenangan comeback, kali ini giliran Melbourne Victory yang jadi korban. Pelatih Igor Tolic memuji habis mentalitas timnya.
Maung Bandung menang comeback 2-1 atas tuan rumah Melbourne Victory pada matchday keempat AFC Champions League (ACL) Two. Persib sempat tertinggal 0-1, kemudian membalas dengan mencetak dua gol di AAMI Park, Rabu (4/11/2026).
Tuan rumah unggul 1-0 lewat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71. Gol itu berawal kesalahan Adam Alis yang ditambah kesalahan antisipasi kiper Fitrah Maulana.
Persib sukses mencetak dua gol balasan pada 10 menit akhir laga. Luka Menalo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-85, yang ditambah gol Balsa Sekulic di akhir laga.
Ini bukan kali pertama Persib sukses meraih kemenangan comeback. Jika biasanya menang di Super League, kini Persib melakukannya di pentas Asia.
"Ini adalah sebuah remontada tetapi karena sudah terlalu sering terjadi, ini bukan lagi sekadar kebetulan," kata Igor Tolic saat memberi keterangan seusai laga.
"Hal ini sudah berlangsung selama, entah, mungkin sudah terjadi dalam tiga tahun terakhir. Mereka tidak suka kalah. Mereka tidak suka berada dalam situasi yang buruk. Jadi, mereka bereaksi. Mereka benar-benar bereaksi," ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Kroasia juga mengungkap bahwa ketepatan pemilihan taktik sebagai kunci sukses keberhasilan Persib meraih kemenangan di markas Melbourne Victory. Saat rencana utama tidak berjalan, Plan B juga sudah disiapkan untuk mengatasi kebuntuan.
Setelah Persib tertinggal, Igor Tolic melakukan penyesuaian dengan mengganti beberapa pemain. Luka Menalo yang mencetak gol penentu kemenangan menjadi bukti jitu pemilihan pergantian pemain.
"Pada dasarnya, rencananya adalah melakukan apa yang diperlukan. Melakukan apa yang harus dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Kami memahami jadwal (padat) pertandingan Victory, juga jadwal kami sendiri," tutur Igor Tolic.
"Lalu, jika hasilnya tidak menguntungkan, kami harus melakukan perubahan. Karena kami setidaknya butuh hasil imbang atau kemenangan. Jadi, kami menarik keluar seorang bek tengah dan beralih ke formasi empat bek, yang sebenarnya juga sudah menjadi struktur standar kami saat ini," ucapnya.