NADIKABAR.COM — Shin Tae Yong terapkan aturan ketat dengan membatasi rasa senang pemain Persija Jakarta usai meraih kemenangan hanya dalam tempo satu hari.

Peraturan tersebut diterapkan Shin demi menjaga mentalitas skuad Macan Kemayoran di puncak klasemen Super League 2026/2027. Pasalnya kompetisi musim ini masih sangat panjang.

Saat ini Persija memimpin klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari tujuh pertandingan. Rinciannya, tim ibu kota ini meraih enam kemenangan dan satu kali kalah.

"Mengenai mentalitas, memang saat ini kami berada di peringkat pertama, tetapi seluruh pemain sadar penuh bahwa kami tidak boleh cepat berpuas diri ataupun besar kepala," jelas Shin, Jumat (30/10).

"Untuk mencegah rasa jemawa, saya selalu menekankan kepada pemain bahwa rasa senang atas sebuah kemenangan hanya boleh dirasakan selama satu hari saja setelah pertandingan usai."

Kedisiplinan menjaga mentalitas juga menjadi modal krusial Persija menjelang laga tandang menghadapi Dewa United di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (31/10).

Dewa United membayangi ketat di posisi kedua dengan torehan 14 poin dari tujuh laga. Karena itu hasil pertandingan ini berpotensi memangkas atau memperlebar jarak antarkedua tim.

Selain kekuatan sang lawan, Persija juga patut mewaspadai rapor pertandingan di BIS. Dalam kunjungan terakhirnya ke BIS, saat menghadapi Persita Tangerang pada 17 Oktober, Persija takluk 2-3.

"Persiapan berjalan baik seperti biasa. Saya menargetkan dan meyakini bahwa persiapan kami sangat baik," ujar juru taktik asal Korea Selatan tersebut menjelaskan.

"Terlebih lagi, tim Dewa United ini adalah tim yang sangat bagus, jadi kami harus mengantisipasi hal tersebut," tutur mantan pelatih Timnas Indonesia ini mewanti-wanti anak asuhnya.

Tantangan Persija pada laga ini kian bertambah seiring absennya bek andalan, Denis Kolinger, akibat akumulasi kartu kuning. Situasi tersebut memaksa Shin untuk menyusun strategi anyar.

"Terkait lini pertahanan, karena Denis [Kollinger] absen, kami sudah merancang dan menyiapkan komposisi rotasi pemain yang baru," kata Shin soal pengganti Kollinger.

"Semua posisi di klasemen saat ini diraih berkat kerja keras di lapangan, dan performa kami pun masih harus terus ditingkatkan," ucap pelatih yang pernah merasakan juara Liga Champions Asia ini menekankan.