NADIKABAR.COM — Persik Kediri berhasil menumbangkan Bhayangkara FC dalam laga uji coba di Nganjuk. Macan Putih menang dengan skor 2-1 atas The Guardians berkat gol penentu yang tercipta pada masa injury time.
Duel Persik vs Bhayangkara tersaji di Lapangan Gelora Bung Sumardji, Desa Batembat, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (22/8/2026) sore.
Laga persahabatan ini juga menjadi adu strategi dua pelatih asal Spanyol. Pelatih Bhayangkara FC Oscar Bruzon memimpin langsung The Guardians, sedangkan Marcos Reina mendampingi Persik Kediri.
Kedua tim bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Persik kemudian memastikan kemenangan setelah mencetak gol pada masa injury time babak kedua. Dua gol Persik diborong Jose Enrique.
Skor 2-1 untuk keunggulan Persik bertahan hingga wasit Erfan Efendi meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kombes Pol. Sumardji, menyebut bahwa laga uji coba sangat penting untuk menyatukan permainan pemain baru dan lama. Laga ini dilakukan setelah training center (TC) dilakukan.
"Ini untuk memperkuat kedalaman tim, ya. Karena kita sudah beberapa kali melakukan TC. Dan dari hasil TC itu perlu dilakukan uji coba dengan tim yang sama-sama dari Liga 1. Memang hasilnya tidak cukup menggembirakan, tetapi yang kita lihat bagi Bhayangkara FC itu bukan hasil, tetapi adalah proses ke depannya untuk bisa mengevaluasi tim," papar Sumardji.
Untuk performa pemain-pemain baru yang didatangkan, Sumardji menyebut perlu memberikan waktu dan ruang.
"Semua yang kita datangkan, boleh dikatakan untuk pemain asing cukup banyak yang baru. Sehingga kita perlu memberikan waktu, memberikan ruang kepada para pemain yang baru untuk bisa. Istilahnya nyetel dengan teman-temannya," paparnya.
Sumardji menambahkan, laga uji coba menjadi sarana untuk menyatukan kekuatan tim, baik dari sisi fisik, mental, maupun kekompakan.
Ia menyebut Bhayangkara FC kemungkinan akan kembali menjalani satu laga uji coba terakhir sebelum Super League bergulir. Laga tersebut direncanakan berlangsung di Lampung.