NADIKABAR.COM — Persikotas Nusantara menatap optimistis perhelatan Liga 3 Nusantara musim 2026/2027. Tim kebanggaan warga Kota Tasikmalaya ini memulai debut di kompetisi tersebut dengan mematok target minimal lolos promosi ke Liga 2.

"Target kita di Liga 3 adalah bisa promosi ke Liga 2, saya kira itu target realistis," kata Ketua Umum Persikotas Nusantara, Ecep S Yasa di sela acara diskusi bersama Tasik City Society (TSC) klub pendukung Persikotas, Minggu (6/9/2026).

Sebagai langkah persiapan, Persikotas Nusantara kini tengah membangun kedalaman skuad. Sejauh ini sudah ada 25 pemain yang direkrut dari target 30 pemain. Sudah dua bulan ini, tim berjuluk Laskar Wira Dadaha tersebut menggodok pemainnya dalam rangkaian sesi latihan.

"Sejauh ini sudah 25 pemain kita rekrut, tapi targetnya 30 pemain dengan komposisi 10 pemain senior, 15 pemain U23 dan 5 pemain U20," kata Ecep.

Ecep menilai, melihat peta persaingan di Liga 3 pada musim mendatang, Persikotas Nusantara memiliki peluang besar untuk unjuk gigi. Apalagi, pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan Dejan FC untuk membangun kekuatan tim yang siap tempur.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa ada friendly match di sekitaran Tasik atau di Ciamis maupun Banjar dengan lawan yang sepadan. Jadi kita bisa sama-sama menyaksikan seperti apa skema permainan Persikotas Nusantara. Tapi secara taktikal, kita bisa menyerang dan bertahan dan bisa dibikin solid," ujar Ecep.

Terlepas dari kesiapan skuad, Persikotas Nusantara kini sedang dihadapkan pada persoalan stadion untuk laga kandang. Tim ini belum memiliki home base, Stadion Wira Dadaha Tasikmalaya dianggap tidak layak untuk dijadikan arena laga kandang.

Untuk itu, pihaknya kini tengah menjajaki penggunaan Stadion Sport Center Langensari Kota Banjar atau Stadion Galuh Ciamis.

"Kita masih menunggu sistem kompetisi Liga 3, sistem bubble atau home-away itu belum diputuskan. Tapi kalau regulasinya home away, mungkin kita akan gunakan stadion di Kota Banjar atau Ciamis untuk menjamu lawan kita nanti," jelas Ecep.

Terkait harapan mengelola atau memanfaatkan Stadion Wira Dadaha, Ecep menyatakan kesiapan. Dia bahkan menyanggupi untuk memperbaiki dan mengelola stadion itu. Namun, dia belum mendapatkan sinyal dari Pemkot Tasikmalaya terkait hal tersebut.

"Ya 100 persen kita siap mengelola stadion Wira Dadaha, tak hanya ganti rumputnya tapi mengelola secara profesional dengan mekanisme kerjasama dengan Pemkot Tasikmalaya yang profesional pula," kata Ecep.

Sementara itu, Koordinator TCS Riky "Ikok" Hermawan menyatakan dukungan total untuk tim kebanggaannya itu.

"Persikotas hari ini sudah naik kelas, kita sudah skala nasional. Ini tentu sesuatu yang positif dan akan kami dukung secara penuh," kata Riky.

Meski belum melihat langsung permainan tim kebanggaannya, namun dia mengaku bisa memperkirakan kekuatan besar Persikotas Nusantara. "Kami percaya kepada pelatih dan pemain, kami percaya kepada manajemen, kami ada untuk Persikotas," ungkap Riky.

Sebagaimana diketahui, Persikotas Nusantara adalah tim yang muncul hasil transformasi dari Nusantara Lampung FC, usai diakuisisi oleh manajemen Persikotas. Sementara Persikotas FC 'yang asli' sendiri saat ini masih berlaga di Liga 4. Dengan kata lain, Persikotas kini memiliki dua klub yang bermain di Liga 4 (Persikotas FC) dan Liga 3 (Persikotas Nusantara).