NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi mewajibkan personel Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas ke lapangan.
Petugas kesehatan Dinas Kesehatan Batang Hari, Ratna Ningsih di Muara Bulian, Kamis, mengatakan langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi fisik petugas tetap sehat dan prima dalam menangani kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
"Untuk pemeriksaan kesehatan satgas karhutla itu kita lakukan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari,"katanya.
Kegiatan pemeriksaan itu meliputi pengecekan tekanan darah dan gula darah guna mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi kesiapan personel di lapangan.
Sejauh ini belum ditemukan gangguan kesehatan menonjol pada personel yang menjalani pemeriksaan, seperti hipertensi maupun diabetes.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin, baik melalui program Dokter Tangguh maupun tim kesehatan yang bersiaga di posko kesehatan.
Sementara itu, selain pemeriksaan fisik para personel diberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan tugas.
Upaya itu dinilai penting mengingat personel Satgas Karhutla harus bekerja di tengah kondisi lapangan yang berat, terutama paparan asap dan risiko gangguan saluran pernapasan akibat kebakaran.
Dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta dukungan vitamin dan obat-obatan, diharapkan seluruh personel tetap dalam kondisi prima sehingga upaya penanganan Karhutla di Kabupaten Batang Hari dapat berjalan lebih maksimal.
"Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan personel selama bertugas, agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara optimal tanpa mengabaikan kondisi fisik para petugas," tutupnya.