Selain bantuan logistik, Pertagas mengerahkan Tim Tanggap Darurat dan mobil pemadam kebakaran perusahaan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Cambai dengan mengutamakan keselamatan personel.
Penanganan tersebut melibatkan Tim Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan serta Emergency Response Pertagas bersama BPBD, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Manggala Agni, perusahaan lain, dan Satgas Karhutla.
Kolaborasi lintas pihak dilakukan untuk mempercepat pemadaman, memperkuat koordinasi lapangan, serta mencegah kebakaran meluas hingga berpotensi mengganggu masyarakat maupun fasilitas operasional perusahaan.
Pertagas juga memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar jalur pipa yang terdampak asap karhutla berupa kebutuhan konsumsi, masker respirator setengah wajah, serta kacamata pelindung.
Menurut Sulthani, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama pemerintah, petugas pemadam, aparat, relawan, dan dunia usaha agar proses pemadaman berjalan efektif.
Ia menjelaskan dukungan Pertagas dilakukan melalui bantuan kemanusiaan, pengerahan tim tanggap darurat, serta mobil pemadam perusahaan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Palembang.
Pertagas memastikan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar dukungan sesuai kebutuhan, sekaligus menjaga keandalan infrastruktur dan pasokan gas bagi pelanggan industri, UMKM, maupun rumah tangga.