NADIKABAR.COM β PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih lima penghargaan Platinum pada Asian Impact Awards 2026 berkat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta pembangunan desa berkelanjutan.
Corporate Secretary Pertagas Sulthani Adil Mangatur mengatakan, penghargaan itu merupakan apresiasi dan pengakuan dunia atas inovasi program TJSL yang dijalankan secara konsisten sehingga memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat terutama di sekitar wilayah operasi perusahaan.
"Melalui berbagai program TJSL, Pertagas berkomitmen mendukung masyarakat yang tumbuh mandiri mulai dari pertanian yang lebih produktif dan pengelolaan modern, penguatan ekonomi desa, hingga inovasi ramah lingkungan yang menjawab tantangan perubahan iklim," kata Sulthani dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan, program TJSL yang dijalankan Pertagas tak sebatas seremonial dan menggugurkan kewajiban semata. Sebagai perusahaan infrastruktur energi terintegrasi, Pertagas berkomitmen menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara sistematis dan penuh inovasi.
"Komitmen Pertagas dalam membangun masyarakat desa yang mandiri mendapat pengakuan masyarakat dunia. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Pertagas memboyong lima penghargaan kelas tertinggi kategori Platinum," ujarnya.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Muhammad Jumhur Hidayat pada Asian Impact Awards & CEPI Recognition 2026 and Exclusive 100 ESG Impact Leader yang diselenggarakan di Jakarta.
Direktur Utama Pertagas Indra Pehulisa Sembiring mendapat penghargaan dan masuk dalam jajaran Exclusive 100 ESG Impact Leaders untuk kategori Executive ESG Impact Leader dengan meraih predikat Platinum Leader Performance.
"Sebuah penghargaan tertinggi untuk pimpinan perusahaan infrastruktur energi yang telah berperan penting dalam kemajuan masyarakat mandiri," jelas Sulthani.
Selain itu, empat penghargaan lainnya yang berskala internasional kategori Platinum yakni Program Karya Darsa (PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area (OKA).
Lalu Cakra Sembada (Pertamina Gas Operation East Java Area), Pina Lestari (PT Pertamina Gas Operation South Sumatera Area) dan Megamendung yang diinisiasi PT Pertamina Gas Operation West Java Area (OWJA).
βSebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina dan Pertamina Group, Pertagas berkomitmen terus mendukung cita-cita Pemerintah mewujudkan masyarakat desa yang mandiri sejalan dengan Asta Cita,β ujar Sulthani.
Melalui Program Karya Darsa, Pertagas berhasil memberdayakan masyarakat Desa Karyajaya, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur, melalui pendekatan berbasis ekologi yang mengintegrasikan pengelolaan pertanian berkelanjutan, pemerataan distribusi air, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Upaya itu dilakukan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan sekaligus membangun kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, melalui Program Cakra Sembada, Pertamina Gas Operation East Java Area (OEJA) turut mendorong pengembangan greenhouse melon di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Program itu menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui penerapan praktik pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui Program Pina Lestari, Pertagas juga secara konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal.
Program itu berhasil meningkatkan nilai tambah limbah daun nanas melalui inovasi pengembangan produk, sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan baru yang berpotensi membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan.
βMelalui Program Megamendung, Pertagas turut menjawab tantangan perubahan iklim yang berkaitan dengan isu energi, lingkungan, dan urbanisasi, yang juga berdampak pada keberlanjutan mata pencaharian masyarakat," tambahnya.
Program itu diwujudkan melalui pengembangan biogas, pelestarian batik, pengelolaan limbah serta penguatan peternakan mandiri sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Lima penghargaan Platinum yang diboyong Pertagas menunjukkan komitmen kuat Perusahaan dan pimpinannya dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat," ucapnya.
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menyampaikan, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian penting dalam menciptakan nilai dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Dalam menjalankan investasi bisnis ke depan, kita juga perlu memastikan bahwa aspek lingkungan tetap menjadi prioritas," kata Jumhur.