NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) memberdayakan masyarakat Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk mengelola sampah dan meningkatkan kemampuan pelayanan wisata menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan program tersebut menyasar masyarakat yang tinggal di kawasan Ring 1 Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah.

"Di Desa Kuta ini kita berada di wilayah terdekat dengan Sirkuit Pertamina Mandalika. Di sirkuit nanti pada tanggal 9 sampai dengan 11 Oktober ada perhelatan besar, yaitu sport tourism balap MotoGP," katanya di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis.

Ia mengatakan pihaknya memandang kebersihan kawasan wisata sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut.

Untuk itu, Pertamina bersama Universitas Mataram (Unram) melatih masyarakat Desa Kuta mengelola sampah melalui bank sampah. Masyarakat dari 20 dusun mengumpulkan dan memilah sampah.

Pertamina juga memberikan bantuan sepeda motor listrik untuk mendukung pengangkutan sampah dari permukiman warga.

Arya mengatakan masyarakat tidak hanya mengelola sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Mereka juga belajar mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

"Sampah diolah oleh masyarakat, kemudian digunakan untuk menjadi nilai tambah yang bisa dijual lagi, baik itu dalam bentuk merchandise, tas ataupun bentuk lainnya," ujarnya.