Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sade, Thalib, mengapresiasi dukungan Pertamina bagi para perajin yang terdampak.

"Setelah musibah, salah satu kebutuhan warga adalah peralatan untuk kembali bekerja. Kami berterima kasih atas bantuan Pertamina karena alat tenun ini membantu para perajin memulai kembali kegiatan mereka. Harapan kami, warga dapat kembali menghasilkan kain, memperoleh penghasilan, dan menyambut wisatawan dengan karya khas Desa Sade," ungkap Thalib.

Kembalinya aktivitas menenun diharapkan turut menggerakkan kegiatan ekonomi desa, mulai dari produksi kain hingga penjualan produk kepada wisatawan. Dengan demikian, pemulihan usaha perajin dapat berjalan bersama dengan upaya menghidupkan kembali wisata budaya Desa Adat Sade.

Melalui program TJSL, Pertamina terus mendukung pemberdayaan masyarakat berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal. Dukungan bagi perajin Desa Adat Sade sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pelestarian warisan budaya.

Upaya ini juga mendukung semangat Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan, pemerataan ekonomi, serta kehidupan yang selaras dengan lingkungan dan budaya.