NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga memblokir sebanyak 11 ribu lebih kode barang atau QR Code Bahan Bakar Umum (BBM) di Pulau Sulawesi guna memastikan distribusi produk subsidi tepat sasaran.
"Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran," kata Penjabat sementara (Pjs) Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Jumat.
Ia mengemukakan, hingga September 2026 Pertamina melakukan pemblokiran terhadap 11.093 nomor polisi (nopol) kendaraan yang teridentifikasi terkait dengan penggunaan kode batang yang tidak sesuai ketentuan.