"Bagi Pertamina, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan manfaat ajang internasional dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Penguatan kapasitas UMKM perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan, inovasi produk, dan kemampuan memenuhi kebutuhan wisatawan. Dengan demikian, peluang ekonomi yang muncul selama penyelenggaraan tidak berhenti ketika balapan usai, tetapi dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ungkap keterangan resmi Pertamina.
Di sektor pariwisata, Pertamina Grand Prix of Indonesia memperkuat daya tarik Mandalika sebagai destinasi yang memadukan olahraga, keindahan alam, budaya, dan pengalaman wisata.
Sirkuit dan kawasan Mandalika yang menarik perhatian internasional pun menjadi peluang untuk memperkenalkan lebih luas potensi Lombok dan NTB. Hal ini sekaligus mendorong wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi, produk budaya, kuliner, dan atraksi lokal di sekitarnya.
Pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan membutuhkan keterpaduan antara penyelenggaraan acara, kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan partisipasi masyarakat. Karena itu, pengembangan Mandalika sebagai destinasi sport tourism perlu didukung ekosistem yang terintegrasi agar peningkatan kunjungan wisatawan turut menggerakkan usaha lokal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pertamina juga mendukung penguatan ekosistem yang menghubungkan energi, mobilitas, pariwisata, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Sinergi berbagai lini bisnis Pertamina Group berkontribusi dalam menopang kebutuhan aktivitas masyarakat dan wisatawan, sekaligus mendukung konektivitas yang menjadi salah satu fondasi pertumbuhan destinasi wisata.