Sementara itu, Ketua Yayasan doctorSHARE, Tutuk Utomo Nuradhy menyampaikan, makna pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang ditangani, tetapi juga dari kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.

"Merupakan sebuah kebahagiaan ketika kami menyaksikan inisiatif ini dapat mengembalikan senyum masyarakat yang dilayani. Ketika mereka kembali sehat, harapan dan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari pun tumbuh kembali," ujar Tutuk.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina Group untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, Rumah Sakit Kapal sebelumnya telah hadir di wilayah Waigeo dan Distrik Seget, Sorong, dengan total 7.469 pasien yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bagi PIS, inisiatif ini juga menjadi wujud pemanfaatan kapabilitas maritim untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi dengan Pertamina, IHC, dan doctorSHARE, armada kapal tidak hanya mendukung konektivitas antarpulau, tetapi juga menjadi sarana untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.