Di sisi lain, CEO PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) John Anis sempat menyinggung kerja sama dengan Singapore LNG (SLNG) untuk mengembangkan biometana dari pabrik-pabrik kelapa sawit.

John menyampaikan SLNG memiliki konsumen yang akan membeli biometana dari pabrik sawit, sementara Indonesia memiliki pasokan bahan bakunya.

Kerja sama pengembangan biometana tersebut, tutur John, memperkuat strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy) perusahaan, khususnya pada lini bisnis rendah karbon (low carbon business).

Sinergi tersebut mempercepat komersialisasi produk tanpa perlu membangun pasar secara mandiri dari awal.