"Kami melakukan penambahan jam operasional SPBU, mengoptimalkan penambahan nozzle Pertalite, maupun berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menertibkan pengecer," ujarnya.

Sementara di Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Utara dan Gorontalo kepadatan kendaraan mengisi BBM di SPBU masih terjadi pada waktu-waktu sibuk pendistribusian Biosolar maka Pertamina melakukan intervensi melalui peningkatan suplai sekitar 5 persen dari rata-rata penyaluran normal harian.

"Sedangkan wilayah Sulawesi Selatan dan Barat kondisi antrean di SPBU saat ini sudah normal, meski begitu Pertamina tetap melakukan penguatan pasokan dengan penambahan suplai Pertalite sebesar 35 persen dan Solar sebesar 4,4 persen," tutur Lilik.

Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.