NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga mengerahkan 108 mobil tangki untuk mendistribusikan BBM dari depo di Manggis Kabupaten Karangasem dan Sanggaran Denpasar ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

“Kami operasikan Terminal BBM Manggis dan Sanggaran selama 24 jam,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Jumat.

Ia menjelaskan, sebanyak empat truk tangki dari Banyuwangi juga dikerahkan untuk membantu percepatan suplai BBM.

Selain itu, ada 465 awak mobil tangki BBM yang bertugas mengendarai kendaraan tersebut bergiliran.

Khusus untuk wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, menurut Ahad, ada total 66 SPBU yang beroperasi 24 jam masing-masing 42 unit di Denpasar dan sisanya di Badung.

Pihaknya juga melibatkan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan personel operasional dan menyiapkan pengemudi cadangan serta dengan Polda Bali yang mengawal truk tangki ke SPBU.

Ahad menyebutkan perusahaan itu menargetkan penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga dijadwalkan pada 17 Oktober 2026.

Jumlah tersebut, kata dia, setara dua minggu ketersediaan stok dalam kondisi aman.

Adapun pada Jumat ini dua kapal pengangkut BBM telah bersandar di dermaga Terminal BBM Manggis dengan membawa 16 juta liter pertalite dan di dermaga Terminal BBM Sanggaran membawa 4 juta liter pertalite sehingga total 20 juta liter.

Selama periode 13-15 Oktober, rata-rata penyaluran pertalite ke SPBU mencapai sekitar 3 juta liter per hari atau melonjak dari rata-rata penyaluran saat kondisi normal mencapai 2,2 juta liter per hari.

Ahad mengatakan, solusi lain yang dilakukan yaitu membuka layanan antar BBM (delivery service) menggunakan jeriken khusus konsumen sepeda motor di beberapa SPBU dengan tingkat kepadatan yang tinggi di Kota Denpasar, dengan metode pembayaran tunai maksimal tiga liter.

Selain itu, mulai Sabtu 17 Oktober juga diberlakukan sistem pengisian BBM berdasarkan plat nomor kendaraan ganjil genap di semua SPBU di Bali hingga Senin 19 Oktober sesuai surat Gubernur Bali.