Kajian mencakup aspek teknis, operasional, komersial, finansial, dan hukum guna menentukan struktur serta skema kerja sama yang layak.
Pelaksanaan kerja sama lebih lanjut akan mempertimbangkan hasil studi kelayakan, pemenuhan ketentuan yang berlaku, serta persetujuan dari pihak dan instansi berwenang.
Selain kerja sama pengembangan biodiesel, Pertamina NRE juga memperluas penjajakan pengembangan bioetanol melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama SGN.
Kesepakatan ini berfokus pada potensi riset dan pengembangan bioetanol generasi kedua (2G) dengan memanfaatkan produk samping dari kegiatan perkebunan dan pengolahan tebu.