Seorang pengunjung Candi Borobudur, Heni Agus Ningtyas, menyambut baik penerapan konsep netral karbon di kawasan wisata tersebut.

Ia berharap program tersebut dapat mendorong upaya menjaga lingkungan, mengurangi emisi dan sampah, serta meningkatkan penggunaan energi bersih.

"Semoga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menjaga Borobudur agar lebih bersih dalam jangka panjang," katanya.

Ia mengatakan pengembangan ekosistem netral karbon di kawasan Candi Borobudur diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan prinsip keberlanjutan di destinasi wisata prioritas lainnya di Indonesia.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap proses dekarbonisasi melalui pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan wisata dan lingkungan di sekitar Candi Borobudur.