Melalui sinergi ini, Pertamina Patra Niaga tak hanya berpartisipasi dalam program Molinas, tapi juga mendukung target net zero emission (NZE) Indonesia 2060 atau lebih cepat.

"Melalui kolaborasi lintas BUMN ini, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan unit kendaraannya saja, tetapi juga didukung oleh ekosistem energi yang andal, mudah diakses dan merata di berbagai wilayah," ujar Eko.

Ia menambahkan keterlibatan Pertamina Patra Niaga dalam Program Molinas akan berfokus pada penyediaan infrastruktur hilir, termasuk pemanfaatan jaringan SPBU dan titik-titik ritel strategis milik perusahaan untuk diintegrasikan dengan fasilitas charging (pengisian daya) dan swapping (penukaran baterai) motor listrik.

Menurut Eko, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengembangan green energy station (GES) di berbagai wilayah Indonesia untuk menjadi salah satu penopang Program Molinas.

Hingga saat ini, 837 SPBU Pertamina dikembangkan menjadi GES.