NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan penyaluran 128 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk sembilan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dihubungi dari Kupang, Senin mengatakan penambahan pasokan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan distribusi BBM menyusul peningkatan konsumsi Pertalite di wilayah itu.

"Kami terus memantau kondisi stok di SPBU dan mengoptimalkan penyaluran dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," kata Ahad .

Ia menjelaskan realisasi penyaluran Pertalite di Kabupaten Sikka selama Oktober 2026 mencapai 2,3 juta liter atau meningkat sekitar enam persen dibandingkan September 2026 yang tercatat 2,2 juta liter.

Peningkatan konsumsi tersebut menjadi perhatian Pertamina dalam mengatur distribusi agar pasokan BBM di seluruh lembaga penyalur tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dia mengatakan, berdasarkan pemantauan pada Minggu (1/11) pukul 18.37 WITA, stok Pertalite di sembilan SPBU Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 101.672 liter.

Dia menjelaskan, penyaluran 128 ribu liter Pertalite itu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi stok masing-masing lembaga penyalur.

Ahad mengatakan Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan sehingga ketersediaan energi dapat dimanfaatkan secara bijak oleh seluruh masyarakat," ujarnya.

Pertamina memastikan pemantauan stok dan penyaluran BBM dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan serta menjaga kelancaran distribusi Pertalite di Kabupaten Sikka.