NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) menyiapkan kanal aduan dan mekanisme reset QR Code bagi konsumen guna mencegah penyalahgunaan kode batang (barcode) Program Subsidi Tepat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sales Branch Manager (SBM) Sultra II Fuel Didi Rushadi saat ditemui di Kendari, Senin, saat melaksanakan sidak di sejumlah SPBU di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ia mengatakan bahwa sidak tersebut berfokus pada pengecekan kesesuaian nomor polisi (nopol) kendaraan dengan barcode, serta pengawasan pelayanan BBM bersubsidi, khususnya produk Pertalite.

"Apabila ada barcode milik konsumen yang digunakan oleh pihak lain, konsumen bisa melakukan reset QR Code melalui aplikasi MyPertamina atau situs web Subsidi Tepat MyPertamina," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses reset tersebut otomatis memblokir akses pengguna tidak bertanggung jawab sehingga barcode tidak dapat lagi digunakan oleh orang lain. Selain melalui aplikasi dan laman resmi, Pertamina menyediakan booth bantuan Subsidi Tepat di setiap SPBU dan membuka layanan aduan via Call Center 135.