Dia mengatakan, bahkan UMKM yang dilibatkan dalam pameran ini tidak hanya berasal dari Yogyakarta, tetapi dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, kemudian Jawa Timur, sehingga ini menjadi momen penting bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"Tapi siapa tahu nanti orang Aceh ini justru dia buka stan di sini. Orang Jawa Timur malah kelanjutan buka stan di sini karena pasarnya luar biasa. Ini satu kegiatan yang luar biasa, dimana UMKM ini akan dijadikan tulang punggung pertumbuhan perekonomian di Indonesia," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Pertamina terus berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pembinaan UMKM secara berkelanjutan, agar mereka bisa lebih pintar dalam memasarkan produk mereka, karena jangan sampai bisa membuat produk tapi tidak bisa menjual.
"Salah satu tempat menjual yang efektif adalah pasar. Sehingga saya minta kepada Pertamina bukan hanya mendampingi atau membina atau membimbing UMKM, tapi juga menghidupkan pasar di daerah-daerah, pasar itu menjadi tempat market, tempat memasarkan hasil-hasil dari UMKM," katanya.