Erry menambahkan, manfaat kegiatan diharapkan terus berlanjut setelah acara selesai melalui terbukanya pasar dan kemitraan baru.

"Event boleh berakhir, tetapi dampaknya harus terus berjalan dan dirasakan," katanya.

Sementara itu, President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan Pertamina SMEXPO menjadi salah satu upaya membuka pintu lebih luas bagi UMKM untuk bertemu pembeli, membangun jaringan dan memperluas pasar. Pada 2024 dan 2025, SMEXPO Yogyakarta mencatat lebih dari 3.000 pengunjung, lebih dari 6.000 produk terjual, dan total transaksi lebih dari Rp4 miliar.

Tahun ini, Pertamina Foundation juga menghadirkan sejumlah produk UMKM binaan dari Aceh melalui skema titip jual. Produk seperti kopi, madu hutan, keripik, bordir, dan anyaman pandan, dipasarkan sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM yang tengah bangkit dari dampak bencana.