NADIKABAR.COM — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melakukan digitalisasi kegiatan monitoring dan memperkuat data bunker kapal melalui aplikasi Bunker Operation System (BOS) 3.0 dan Transportir Fuel Management and Reporting System (Transpormers).

"Dua aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan layanan PTK kepada pelanggan kapal-kapal PTK. Implementasi aplikasi BOS 3.0 berisi informasi konsumsi bunker yang lebih akurat, sedangkan Transpormers dapat mempermudah monitoring data bunker, sehingga operasional bunker lebih tepat dan efisien," jelas Direktur Operasi PTK Yudi Wibisono, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

BOS 3.0 merupakan aplikasi pelaporan bunker remain on board (ROB) dan vessel daily report (VDR) kapal operasi PTK secara harian.

Aplikasi terbaru ini merupakan peningkatan dari sebelumnya yakni BOS 2.0, dengan menghadirkan fitur capping bunker kapal yang lebih akurat.

Selain itu, aplikasi BOS 3.0 memberikan informasi bunker consumption pada main engine (ME) dan auxiallary engine (AE) kapal sesuai pada pergerakan harian kapal yang lebih detail dan akurat sesuai dengan operasional.

Sementara, aplikasi Transpormers merupakan salah satu langkah dalam mendukung transformasi digital dan meningkatkan efektivitas kegiatan bunker handling dalam pengawasan bunker kapal operasi Pertamina Patra Niaga.

Transpormers dilengkapi fitur untuk mempermudah dan mengintegrasikan kegiatan bunker handling, yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Sistem ini mencakup empat subsistem utama yakni pengawasan bunker handling via transportir, pengawasan ROB bunker, pengawasan posisi kapal delivery and redelivery serta pengawasan via bunker pit.

"Implementasi kedua aplikasi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen PTK dalam menyediakan aspek kerja yang terintegrasi, efektif, dan terdokumentasi dan mendukung peningkatan kualitas layanan dan operational excellence," jelas Yudi.