Akan tetapi, tutur dia melanjutkan, untuk harga BBM nonsubsidi akan mengalami penyesuaian sebab mengikuti harga pasar.

Adapun penyesuaian untuk BBM nonsubsidi tersebut akan mengikuti harga rata-rata minyak dunia dalam satu bulan.

Peneliti sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti memproyeksikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan naik 5–11 persen pada Oktober, dihitung dari rata-rata pasar 25 Agustus–25 September 2026.