"Kolo terlalu fokus menjadi winger; sisi lapangan itu seharusnya dibiarkan kosong untuk Cambiaso, tetapi kami gagal menguasai bola pada momen-momen tertentu, sehingga mereka terus-menerus menemukan pemain yang bebas di lini tengah," ujar Spalletti.

"Mereka memaksa kami untuk terus mengejar, yang membuat kami menghabiskan banyak energi. Menjelang akhir, Woltemade tampak sedikit kelelahan, sementara Kolo bisa memberikan dampak dalam situasi satu lawan satu. Dia adalah pemain yang kuat, jadi saya mengubah posisinya, namun pada akhirnya, para penyeranglah yang menjadi penentu lewat keputusan-keputusan yang mereka ambil di lapangan," tegasnya.

Juventus selanjutnya akan kembali bertanding di Serie A dengan menjamu Lazio pada Senin (19/10) pukul 01.45 sebelum kembali bertanding di Liga Europa pada Kamis (22/10) dengan menghadapi tim asal Prancis, Rennes.