Selama tiga bulan ke depan, terang Dhana, Bulog akan melakukan pendampingan, baik itu dalam memperbaiki pola asuh orang tua dan juga pemenuhan gizi. Namun, Dhana menekankan fokus utama kegiatan bukan sekadar memberikan bantuan fisik berupa beras atau susu, melainkan mengubah perilaku dan pola asuh orang tua.

Setelah masa pendampingan tiga bulan selesai, tim dari Bulog Peduli, akan kembali ke Lombok Timur untuk mengevaluasi perkembangan kesehatan para balita serta memastikan kebiasaan pola asuh sehat telah terbentuk secara berkelanjutan.

"Harapannya setelah 3 bulan ini, apa yang sudah dilaksanakan secara kontinu bisa menjadi kebiasaan dan budaya pengasuhan, pemberian gizi, dan bagaimana memantau kesehatan para balita," jelas Dhana.