"Nanti bank juga melihat mereka, di mana selama berapa bulan mereka tertib membayar tabungan DP, seperti halnya cicilan. Nanti pada saat nanti dia disetujui oleh bank, di masa tertentu itu mereka sudah terlihat, maka ini lebih gampang disetujui oleh bank untuk KPR-nya. Dan uang yang mereka tabung itu atas nama pribadi, sehingga aman. Nanti bisa dipakai untuk mengurangi cicilan mereka," katanya.

Imelda juga mengatakan bahwa Program NabungDP ini juga dapat membantu masyarakat, terutama generasi muda yang bekerja di sektor informal yang tidak memiliki slip gaji.

"Dengan adanya Program NabungDP ini, itu mereka (pekerja informal) dilihat oleh bank. Mereka membuka rekening di bank dan kemudian bank akan melihat setiap bulannya bahwa pekerja itu disiplin membayar atau menabung misalnya, biasanya bank melihatnya minimal 6 bulan. Kalau dalam setahun pekerja informal tersebut bisa terus menabung DP setiap bulannya maka itu menunjukkan bahwa ada konsistensi sehingga bank akan jauh lebih cepat menyetujuinya ketika pekerja tersebut mengajukan (KPR)," katanya.