NADIKABAR.COM — Muhammad Ikhsan (25), warga Lhokseumawe, Aceh, yang sempat hilang kontak di Arab Saudi, ternyata berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk setelah perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan tidak mampu membiayai pemulangan pekerja.
Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma di Banda Aceh, Selasa, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menelusuri keberadaan Ikhsan dan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Wilayah Tabuk.
"Alhamdulillah, kita telah menerima kabar langsung dari KJRI Jeddah bahwa M Ikhsan sudah ditemukan. Saat ini yang bersangkutan berada di Tarhil Tabuk," katanya.
Menurut Haji Uma, hasil koordinasi menunjukkan Ikhsan dimasukkan ke Tarhil Tabuk oleh pihak majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai pemulangan para pekerja ke negara masing-masing.