Berdasarkan konsep tersebut, perusahaan itu telah mendirikan laboratorium kedokteran luar angkasa bersama dengan sebuah rumah sakit.

"Laboratorium ini dapat membawa pulang data dengan cepat, sehingga mempercepat pengembangan obat baru," ujar Fan.

Farmasi luar angkasa merupakan sektor yang sedang berkembang (emerging) dalam ekonomi luar angkasa, bersama dengan pemuliaan luar angkasa, pemrosesan material luar angkasa, internet satelit, serta pariwisata luar angkasa.

Sebuah laporan Forum Ekonomi Dunia memaparkan nilai ekonomi luar angkasa diperkirakan tumbuh dari 630 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.877) pada 2023 menjadi 1,8 triliun dolar AS pada 2035.

Goldman Sachs dan sejumlah institusi lainnya memprediksi nilai ekonomi luar angkasa akan meningkat menjadi beberapa triliun dolar AS dalam 20 tahun ke depan.