Menurutnya pesan lestari menjadi salah satu esensi dari upacara adat metri bumi yang digelar di berbagai lokasi. Bupati mengajak masyarakat untuk senantiasa hidup berdampingan dengan alam dengan cara menjaganya.
"Sumber-sumber air didatangi bukan berarti menjalankan kegiatan yang menyimpang dengan kaidah agama, melainkan justru sebagai bentuk upaya menjaganya," jelasnya.
Dalam kegiatan Metri Bumi, Arifin menyelimuti pohon-pohon besar di sana dengan kain batik. Hal ini ditujukan agar masyarakat mau menjaga pohon-pohon itu karena pohon itulah yang menjaga air di sumber mata air masih mengalir.
Tidak hanya menjaga pohon yang sudah ada, kepala daerah muda itu juga menambah vegetasi pohon di sekitar sumber air dengan menanam pohon beringin di sana.