NADIKABAR.COM — Di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara, masih berdiri sejumlah rumah adat berusia ratusan tahun yang menjadi saksi perjalanan panjang budaya masyarakat setempat. Salah satunya dapat ditemukan di Desa Lingga, sebuah desa budaya yang dikenal sebagai tempat pelestarian rumah adat Karo Siwaluh Jabu.

Beberapa peneliti dan pemerhati budaya menyebut bahwa pada masa lalu jumlah rumah adat Karo di sana jauh lebih banyak dibandingkan saat ini. Seiring berjalannya waktu, sebagian bangunan rusak, ditinggalkan penghuninya, atau menghilang akibat keterbatasan pemeliharaan.

Kini, rumah adat yang masih bertahan dapat dihitung dengan jari.

Keberadaan rumah adat Karo di sejumlah desa lain juga menyusut. Ada juga yang dipindahkan ke lokasi lain untuk tujuan preservasi dan edukasi publik agar warisan arsitektur tersebut tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa keberadaan Siwaluh Jabu menghadapi tantangan serius di tengah arus modernisasi.

Rumah-rumah adat berusia ratusan tahun yang masih berdiri di Tanah Karo itu bukan hanya mahakarya arsitektur tradisional, tetapi juga menyimpan simbol, kosmologi, dan keteraturan yang menarik untuk dibaca dari sudut pandang yang tidak biasa.