Nikita juga menyinggung stigma yang kerap diterima perempuan berstatus janda. Menurutnya, perempuan gak seharusnya takut menghadapi omongan orang ketika berusaha memperjuangkan hidupnya.

"Dari cerita yang Niki alami, menjadi seorang janda itu bukan suatu hinaan. Jangan takut dicemooh sama tetangga karena mereka enggak tahu apa-apa tentang kita. Jangan takut dicemooh orang lain karena mereka tidak tahu apa yang sudah kita perjuangkan," sambungnya.

Suasana makin emosional ketika Nikita menyampaikan pesan untuk anak-anaknya, terutama sang putri sulung, Laura Meizani. Suaranya terdengar bergetar saat mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus permintaan maaf karena belum bisa hadir bersama mereka.

"Film ini untuk anak-anak Niki. Terutama untuk Laura, terima kasih Nak sudah berjuang. Adik-adiknya juga terima kasih. Maafkan Mimi... Mimi tidak bisa hadir karena Mimi sedang... doakan semoga cepat keluar," ucapnya lirih.

Di akhir pesan, Nikita berharap Beautiful Pain bisa memberi semangat kepada siapa pun untuk lebih menghargai diri sendiri dan berani mengambil keputusan demi kesehatan mental serta anak-anak mereka.