"Hal itu membuat saya terkejut. Saya sama sekali tidak perlu diingatkan akan sesuatu yang sudah saya sadari sepenuhnya," ungkap Antonia mengekspresikan kekecewaannya.

Kejadian ini sontak viral dan mendapat sorotan di media sosisal. Pihak Blu on the Hudson akhirnya buka suara dan mengakui adanya kesalahan yang tidak disengaja dari tim mereka.

Melalui pernyataan resminya, perwakilan restoran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Antonia dan pihak-pihak yang tersinggung. Mereka mengklaim insiden ini murni karena miskomunikasi dalam sistem pencatatan pesanan, bukan unsur kesengajaan.

"Prosedur standar kami adalah menggunakan nomor meja dan kursi yang tertera pada tiket untuk mengantarkan hidangan. Dalam kejadian ini, kata 'kursi roda' sebenarnya ditulis oleh pramusaji sebagai penanda lokasi pengantaran kue," jelas juru bicara restoran tersebut.

Sayangnya, catatan internal itu disalahartikan oleh bagian dapur dan justru dituliskan sebagai ucapan di atas piring. Restoran menegaskan tidak ada niat buruk atau diskriminasi di balik kejadian ini.