"Ketika Bapak dan Ibu keluar dari gereja ini, kemudian bertemu dengan anggota kepolisian dan muncul perasaan, 'Puji Tuhan, aman, ada Pak Polisi,' maka itu menunjukkan bahwa hubungan antara Polri dan masyarakat sudah terjalin dengan baik," tambahnya.
Melalui program Minggu Kasih, Polda Riau ingin membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat, termasuk jemaat gereja. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi Polri untuk mendengar aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.
Menutup kegiatan, Wakapolda mengajak seluruh jemaat untuk terus memberikan doa dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas serta program-program Polri. Dia berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Riau.